Pasar Smartphone Global 2025: Pertumbuhan Tipis, Persaingan Semakin Ketat

Pasar Smartphone Global 2025 Pertumbuhan Tipis Persaingan Semakin Ketat

Tahun 2025 menjadi tahun menarik bagi industri smartphone. Pasar global hanya mengalami pertumbuhan tipis, namun persaingan di puncak semakin ketat. Beberapa brand mencatat rekor penjualan, sementara yang lain harus berjuang menghadapi keterbatasan pasokan komponen. Laporan Omdia menunjukkan tekanan di sisi suplai mulai terlihat dan berpotensi mengubah peta persaingan pada tahun 2026.

Apple dan Samsung Berperang di Puncak

Menurut data Omdia, Apple menutup tahun 2025 sebagai pemimpin pasar dengan rekor pengiriman tahunan sebanyak 240,6 juta unit, setara dengan pangsa pasar sekitar 19%. Angka ini menjadi rekor volume tahunan tertinggi yang pernah dicatat Apple. Pertumbuhan pengiriman sebesar 7% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh permintaan kuat di China Daratan dengan pertumbuhan 26% tahunan, terutama karena minat tinggi pada iPhone 17 Series.

Samsung berada sangat dekat di belakang Apple. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini juga tumbuh 7% tahunan dan menutup tahun dengan kinerja kuartal keempat yang menonjol, terutama karena permintaan perangkat flagship yang solid dan pemulihan volume di segmen mass-market. Omdia menyebut posisi Samsung hanya “marginally behind” Apple pada peringkat akhir tahun.

Xiaomi, Vivo, dan OPPO Berperan Penting

Xiaomi mempertahankan posisi ketiga, meski semester akhir yang lebih lemah membuat pengirimannya sedikit turun dibanding 2024. Vivo naik ke posisi keempat dengan pertumbuhan tahunan 4% dan pengiriman 105,3 juta unit, didorong oleh performa kuat di India dan stabilitas di pasar domestik. OPPO melengkapi top 5 dengan pengiriman sekitar 100,7 juta unit, walaupun secara keseluruhan turun sedikit dibanding 2024.

Di luar lima besar, Honor dan Lenovo menjadi sorotan karena mencatat pertumbuhan yang sehat. Honor tumbuh 11% pada 2025, menunjukkan kemampuan untuk bersaing di pasar yang semakin padat.

Pasar Global Tumbuh, Tetapi Tekanan Komponen Mulai Terasa

Secara keseluruhan, pasar smartphone global tumbuh 2% pada 2025 menjadi 1,25 miliar unit, level tahunan tertinggi sejak 2021. Hampir semua wilayah menunjukkan pertumbuhan dibanding 2024, kecuali Greater China yang sedikit menurun seiring meredanya efek skema subsidi nasional yang sempat mendorong konsumsi awal tahun.

Meski momentum musiman mengangkat kuartal keempat (+4% tahunan), Omdia memperingatkan bahwa tekanan biaya komponen, khususnya pada DRAM dan NAND, mulai menjadi risiko nyata untuk tahun 2026. Tekanan pada pasokan memori dan komponen kunci bisa menekan margin, memaksa penyesuaian harga, dan bahkan berdampak pada permintaan konsumen.

Tantangan 2026: Pengelolaan Rantai Pasok dan Strategi Profitabilitas

Omdia menekankan bahwa walau 2025 relatif positif untuk banyak vendor, tahun 2026 berpotensi menjadi tahun yang lebih menantang. Bagi vendor, pengelolaan rantai pasok, diversifikasi saluran pemasaran, dan strategi profitabilitas akan menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing.

Penikmat fotografi, eksplorasi gadget untuk berkreasi. Mengasah produksi video secara rutin. Temui di Tiktok @lukman.tech.

© 2026 All rights reserved. Hybrid.co.id

Artikel ini disarikan dari berbagai sumber berita nasional. Seluruh penyajian dan analisis merupakan pendapat menurut cara pandang kami, tanpa bermaksud menyudutkan atau merugikan pihak manapun.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *